Selasa, 22 November 2016

MUNDZU AN THOLA'AL BADRU



SEMENJAK KEHADIRAN SANG REMBULAN
DI TENGAH-TENGAH KAMI

: Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad
Sang rembulan
yang dengan segenap
cahaya-petunjuk-nya
memancar
menerangi kita..

semenjak beliau hadir
di tengah-tengah kita,
terciptalah ketenangan
di malam-malam kita..

keberkahan pun
meneroka semesta
lewat pancaran cahaya
yang memperlihatkan
jalan keselamatan..

Dialah Nabi Muhammad
Sang utusan
Sang penuntun
menuju kebenaran..

wahai para pencaci
wahai para pemaki
wahai yang tak setuju
dengan pujian ini..

wahai kalian
yang tak sudi
mendengar lagu-lagu kami
yang penuh puji
pada Sang Nabi..

fikirkanlah..
renungkanlah..

andai kalian merasakan
kerinduan hati
yang begitu dalam
pada beliau, sang Nabi,
tentulah pasti
kalian kan terbakar
api cinta
mabuk kepayang
sebagaimana kerinduan
para pecinta yang terus
mengumandangkan namanya..

seperti seruan sholawat kami :

" semoga Alloh sentiasa
melimpahkan rahmat
pada Nabi kita.. "

mampukah kalian
menyimpulkan bahwa :

kami bukan menyekutukan Alloh
kami bukan berbuat syirik..

sama sekali..

malah kami sentiasa
mengharapkan rodho-Nya..

lalu, jikalah
kalian katakan bahwa
kami musyrik
sebab memuji Nabi,
lantas,
apa yang akan
kalian ucapkan
pada para penolong Nabi
pada para Anshor Madinah
pada mereka
yang sebab kecintaannya
yang sebab kasih-sayang-nya
yang sebab kedalaman-rindu-nya
sampai-sampai menyanyikan :

(thola"al Badru 'alayna-)

" telah hadir
Sang Nabi
Sang rembulan
di tengah-tengah kita.. "

apakah Nabi menyesatkannya?

fikirkanlah..
renungkanlah..

rasakanlah..

PENYULUH ALAM ( dipopulerkan di tambak beras, jombang )


PENYULUH ALAM
-- tambak beras, jombang --
Ya habibi ya salam
Sholawatulloh salam
Nabi akhiruzzaman
Rahmat seluruh alam
Mari kita bersholawat
Kepada nabi muhammad
Smoga mendapat syafangat
Kelak di hari kiamat
Wahai penyuluh alam
Jejakmu-lah tauladan
Penerang kegelapan
Pembawa kebenaran
Janganlah pernah sangsikan
Risalah yang diajarkan
Pedoman orang beriman
Tuk jalankan kewajiban
Telah tertulis dalam alqur'an
Alloh dan para malaikat
Bersholawat kepadanya
Pada nabi muhammad
Wahai orang-orang beriman
Janganlah ragukan lagi
Selalu sampaikan sholawat serta salam
Bersholawat kepada nabi

SHOLATULLOHI TAGHSYAKUM HABIBI


BERPALING DARI KEINDAHAN
RISALAH TAUHIDMU
HARAM BAGIKU

Curahan berkah rahmat Alloh
Semoga sentiasa menerpamu
Duhai sang Nabi
Duhai sang Kekasih hati..

Pula pada
Seluruh keluargamu..

Terkabulnya salam dariku
Semoga pula sentiasa
Terhadiahkan untukmu..

Duhai segenap keluarga
Yang meraja
Di atas samudera keindahan budi
Dan kesempurnaan diri..

Segenap keluarga
Yang bertahta
Dalam kekaguman
Serta kerinduan
Para pecintanya..

Berpaling dari keindahan
Risalah-tauhid-Mu
Haram bagiku..

Dan dari keindahan
Ucapan-ucapan-mulya
Tiada yang lebih luhur
Dari sabda-sabda-mu..

Perasaan bisa bersamamu
Dalam imanku
Seperti sepenggal hari,
Singkat sekali..

Sedang rasa berpisah denganmu
Umpama tahun demi tahun,
Lama sekali..

Sabar untuk jauh darimu
Mustahil bagiku..

Kehancuran sejati
Bagi kehidupan ini
Ialah jika pedoman-jalan-ku
Terpisah dari risalahmu..

Jikalah doaku terkabul :
Dan aku bisa memandangmu
Maka pasti, sirna
Segala kesusahanku..

Namun, jikalah imanku
Tak mampu melihatmu
Beserta jalanmu
Maka tentu, umpama
Itulah Kemusnahan
Bagi keberadaanku..

Sungguh,
Hamba akan merasa
Sangat gembira
Jikalah engkau
Sudi menerima hamba
Sebagai murid
Yang diperkenankan duduk
Di samping gurunya..

Kemudian dibuatlah
Di tengah tamanmu,
Sebuah pondok kecil untukku..

Seorang murid yang berkunjung
Dan berjumpa denganmu
Untuk meminta
Penawar rindu,
Hikmah-hikmah ilmu
Serta kepribadianmu..

Murid yang sangat
Mencintai gurunya
Sebagaimana ketika mendengarkan
Kemerduan burung-burung
Dalam nyanyiannya..

Kabar kecintaannya padamu
Pun telah terdengar
Semenjak dahulu..

Dan karena perasaannya itu
Penantian panjang menjadikannya
Berselimutkan gundah rindu
Pada dirimu..

Alur-nasab-mu
Ialah yang terbaik di antara
Keturunan Adam selainnya..

Dan ialah berkah kemulyaanmu,
Jikalah engkau berkenan
Menyampaikan doa-doa-ku
Maka, pasti terkabul
Segala cita-cita
Dan harapanku..

Juga berkah-syafa’at-mu,
Maka, kesusahan segala urusan
Kan menjelma jadi kemudahan..

Maka, atas segala hal
Dalam kehidupan
Umat yang mencintaimu,
Curahkanlah kebaikanmu
Dan anugerahkanlah
Welas-asih kelembutan hatimu..

Duhai Nabi hamba
Yang teramat mulia..

Karena selainmu,
tiada lagi
Yang lebih mahir
Membelaikan kebaikan hati..

Maka,
Bagaimanakah mungkin?
Orang-orang yang
Berada di dekatmu
Tak merasakan tentram
Hidup di sampingmu..

Pastilah mereka
Merasa tentram-gembira
Hidup di samping nabinya..

SULUK YA AKROMAL KHOLQI



Wahai Nabi,
Wahai yang penciptaannya
Paling mulia..

Pada-siapa-kah lagi
Tetap kulindungkan Tauhidku
Selain pada risalahmu?

Terutama di masa di mana
Telah berlalu dan tiada
Lantaran para penyeru agama
Yang luas keilmuannya
Adil, ikhlas, serta bijaksana..

YA DU'ATALLLOH


WAHAI PARA PENYERU
JALAN ILAHI

wahai para penyeru
jalan Ilahi,
pijarkan,
pancarkan,
dan taburi bumi
dengan sinar keimanan
dan cahaya islami
dengan suci
dengan sejati..

serta salinglah
menuntun jalan
bergandengan tangan
dalam laskar
para pemilik iman..

inilah anugerah cinta
di tengah-tengah kita..

cinta kita ini
mampu mengisyaratkan
arah kebenaran
pada setiap insan
yang dirundung kegelapan
di tengah jalan..

cinta kita
bak mentari pagi
yang menabur kebaikan
pada mereka
yang tak peka
pada tanda-tanda..

cinta kita ialah penawar
yang amat dibutuhkan
oleh mereka
yang tenggelam
dalam ketidaktahuan
sakit iman yang kelam..

wahai manusia..

cinta kami
bak cahaya
yang tak mau
tertutup-terpejam
dan terbenam..

kalaulah kalian
dalam perjuangan
menggapai cita-cita,
maka bercita-cita-lah pula
menjadi terang
dan menjadi penerang
selama engkau berada
di tengah dunia
di tengah-tengah manusia..

wahai saudaraku,
bagiku..

manusia yang luhur derajadnya
ialah engkau yang jika
dalam apapun jalanmu
kebenaran-lah yang kau tuju..

itulah manusia
pemberani sejati
yang kekuatannya
tak diragukan lagi..

aku mengatakan
inilah yang sesungguhnya
tanpa aku bubuhi
bahwa itu sekedar mungkin saja..